Penganugerahan Peacemaker Justice Award (PJA) 2025 terlaksana di Graha Pengayoman, Kantor Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Jakarta, pada 26 November 2025. Kegiatan nasional ini diselenggarakan sejak 24–27 November 2025 dan diikuti oleh 130 kepala desa dan lurah se-Indonesia, sebagai bentuk apresiasi terhadap desa dan kelurahan yang berperan aktif dalam menjaga ketertiban, keharmonisan sosial, serta penyelesaian sengketa secara damai.
Pada ajang bergengsi tersebut, Desa Siddo, Kabupaten Barru, meraih tiga penghargaan sekaligus sebagai bentuk pengakuan nasional atas komitmen dan inovasi desa dalam membangun budaya hukum serta mendorong penyelesaian konflik melalui jalur keadilan restoratif. Kegiatan PJA ini memiliki tahapan yang panjang dan seleksi yang ketat serta terbuka untuk Desa dan Keluraha Se-Indonesia baru tiba di puncak penganugrahan, adapunPenganugerahan yang diterima Desa Siddo sebagai berikut:
1. Piala Peacemaker Justice Award (PJA) 2025
2. Sertifikat/SK Gelar Non Peacemaker (N.LP)
3. Medali Predikat Anubhawa Sasana Jagaddhita (ASJ)
Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI, bekerja sama dengan Mahkamah Agung RI, serta didukung oleh Kementerian Dalam Negeri RI dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI.
Kepala Desa Siddo, Khairul Rijal, ST, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas capaian yang diraih. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang telah memberikan dukungan sejak awal proses penilaian.
Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Barru, Pemerintahan Desa Siddo, serta seluruh masyarakat Desa Siddo atas doa, bimbingan, dan dukungan ta’ semua sejak bulan Maret 2025 sampai saat ini. Penghargaan ini adalah milik kita bersama, ” ujar Khairul Rijal.
Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat Desa Siddo untuk terus memperkuat budaya hukum, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengedepankan penyelesaian masalah melalui pendekatan damai dan musyawarah.
Dengan diraihnya tiga penghargaan nasional tersebut, Desa Siddo kini menjadi salah satu desa percontohan dalam penerapan nilai-nilai keadilan restoratif dan pemberdayaan hukum berbasis komunitas di Indonesia.